Minggu, 31 Maret 2013

Antara aku, kalian dan "Madre"



Kalau ngomongin cake (roti) nih ya jadi keinget sama buku atau film yang judulnya “Madre” terbit 2013 ini. Bukunya bagus, penulisnya namanya Dewi Lestari atau sering di kenal dengan nama DEE. Dia penulis ternama lho yang juga penulis buku yang laku keras di indo ampe di buat filmnya yaitu “Perahu Kertas”. Nah kenapa kalo bicara cake (roti) jadi keinget ama buku ama film “Madre”? Penasaran kan? Emm…     

Makanya beli bukunya kalo enggak tonton noh filmnya yang sekarang lagi di puter di Theater seluruh Indonesia pada akhir bulan maret 2013 ini. Film ini di bintangi ama Vino G Sebastian loh, aku yakin yang cewe-cewe bakal teriak kegirangan kalo denger nama Vino G Sebastian. Dan lawan mainnya itu Laura Basuki, setdah cantiknya setengah mati. Sempet kemarin tanggal 28 maret 2013 mereka berdua ngadain acara di Jogja yaitu M n’ D bareng Vino G bAstian ama Laura Basuki  tentang buku “Madre” di toko buku Togamas next nonton bareng film “Madre” di 21 Studio Amplas. Sebenernya aku gk tau sih mereka mau dating kesini. Malemnya aku twitteran eh tiba-tiba nongol nih Akun milik Vino yg berisi pemberitahuan acara di jogja tersebut. Yah karena penasaran aku tegasin buat ikutan aja deh. Pertama sih bingung mau ngajakin siapa. Temen2ku pda mudik neh ke rmh peraduan mereka buat kangen2nan ama family (sebenarnya kangen duid ortu doang sih) -___-

Pagy pun datang, matahari sudah membumbung tinggi dan waktu menunjukkan pukul 09.15. Aku coba hub temen karibku satu seperguruan di UNY yaitu Kunthun (nama panggilan) ngajakin buat datang ke acara Vino dan Laura yang dimulai pukul 10.00.

“Thun, lagi dimana? Tak ajakin ketemu artis mau gk?” Tanyaku padanya.
“Wah, map bro. Aku gk bisa nih, mau jemput nyonya (pacar) ke solo, trus maen deh”.
“Emm.. yauwdah kalo gitu, salam buat nyonya mu”. Jawabku dengan wajah murung bak nasi 2 hari yang sudah basi.

 Karena aku udah niat nih mau ke acaranya Vino ama Laura aku putusin berangkat sendiri. Sebelum berangkat biasa mainan twitter dulu, ngeksis dulu lah. Eh di TL ada sesosok anak manusia sedang kebingungan karena nganggur dan cuma semedi di kamar kost doang. Jeeeng jeeeng andry namanya, temen seperguruanku juga di UNY. Langsung aku ajakin dia ke acara tersebut. Dan alhasil dengan di tandai ketok palunya hakim, dia mau aku ajakin. Langsung aku mandi dan dandan eleganlah, tetep stay cool pokoknya. Sepeda motor menyala dengan nada seperti bass betot, pakai knalpot racing sih biar kaya pembalap VR4. Langsung gass menuju kost andri lalu ke TKP.

“Eh ded, aku yang depan yo. Pengen ngerasain motormu nih”. Tanya Andry sambil mringis.
“Yauwda nih km yg depan juga gpp”. Dalam hati bertanya-tanya, apa kehebatan motorku sampe pada pengen naikin motorku. Apa tanpa aku sadarin motorku bisa ngeluarin sayap trus terbang tinggi ke angkasa.

Sesampai di Togamas ternyata rame banget dipenuhi makhluk asing yang nunggu kedatangan Vino ama Laura. Dan kebanyakan yaitu cewe. Jelas kamipun merasa senang bercampur malu. Jangan-jangan mereka mengira kita berdua cowo yang melambai kaya mahkluk kurang jelas di taman lawang Jakarta (bencong). Karena tekatku  sudah kuat untuk ketemu Vino ama laura serta membeli buku “Madre”akupun melangkahkan kaki masuk ke dalam. Pengennya sih beli buku itu lalu ditanda tangani Vino ama Laura. Suatu kebanggan tersendiri buatku.

“Ehh ded, itu bukunya yang km cari”. Kata Andri sambil menunjuk kearah tumpukan buku yang terlihat seperti tumpukan beras di pasar.
“Oh iya, km mau beli gk? Kalo iya nanti aku sekalian ambilkan”
“Aku enggak beli ah, km aja yg beli tar aku pinjem punyamu” Jawab Andri sambil menampakkan gigi emasnya.
“Haaaiiiisss, dasar makhluk gaib” Sahutku sambil berjalan menuju tumpukan buku tersebut.

Setelah membeli buku dan menunggu cukup lama, para cewe-cewe asing pada teriak-teriak. Aku pun kaget di buatnya, semacam sporter bola yang tim kesayangannya mencetak gol ke gawang sendiri -___-. Ternyata Vino ama laura sudah datang dan langsung menyapa kita semua. Biasa makhluk asing pada ngeluarin gadget masing2 dan mengarahkannya kea rah Vino dan Laura. Alhasil kita seperti berada dalam awan badai yang mengamuk disertai kilat2 tajam menyambar. Gimana tidak, lampu flash yang terus berkedip dan suara sorakan2 tiada hentinya. Setelah itu diadakan sesi tanya jawab sampai acara penghujung ada sesi foto tetapi hanya untuk fans dari jauh saja sesi fotonya. Para penonton sangat kecewa tidak bisa foto bareng ama artis dambaannya. Aku pun cuma liat kearah vino ama laura dan berfikir dalam hati. “Bagaimana caranya nerobos barekade ofisial Vino?’’. Tanpa pikir panjang aku mencoba mendekati mereka. Langkahku menyelinap seperti ninja. Dan akhirnya bisa juga berada dekat dengan Vino.
“Kak minta TTD nya dibuku Madre ini”, Teriak ku keras-keras. Ya gimana lagi alhasil aku hanya mendapatkan foto mereka secara live dengan smartphone ku karena fans berat mereka juga pada rebutan dan aku gak kebagian. *nangis di wc*

Eh tanpa aku sadari saat aku menengok ke belakang ada seorang bidadari turun dari kayangan naik elang berjalan menuju arahku. Jeeeng jeeeng…. Laura Basuki ternyata, tanpa pikir panjang aku ngeluarin smartphone ku dan eksist deh foto ama  Laura Basuki. *Meringis gak jadi nangis di wc*

Acara pun selesai dan mereka segera ke 21 studio amplas untuk sesi acara berikutnya yaitu Nonton Bareng “Madre The Movie” pada jam 01.45. Aku beranjang pulang ke kost karena badan sudah di luluri keringat akibat desak-desakan di togamas yang ramenya ampun-ampun dech. Setelah mandi kita berdua makan disebuah warung makan deket kost. Ehh tiba-tiba Andri bilang gak bisa nemenin nonton bareng “Madre The Movie” bersama Vino dan Laura karena mau ada acara. Ya udah dech aku niatin aja nonton sendirian.

“Ajakin si Dika aja coba”. Celetuknya sambil mengunyang nasi dalam mulutnya.
“Oiya, bener juga si Dika”. Sambil ngeluarin HP lalu aku hub Dika yang ternyata baru bangun tidur dan belum mandi. “Aku yakin bau banget ni anak”, bilangku dalam hati. Dia pun mau menerima ajakan ku buat nonton “Madre”.

Beberapa kemudian sebuah motor merk jepang parkir didepanku yang dikendarai oleh teman seperguruan saya juga di UNY. Dika dataang.. *Gelar karpet merah, tabor bunga, hormat senjata*. Karena aku lagi makan, sambil nungguin selesai Dika memesan segelas minum. Dengan berbekal harapan dan angan-angan dapet tanda tangan serta dapet foto bareng ama Vino dan Laura kami berangkat menuju 21 Studio. Beda dengan keberangkatan ku waktu ke Togamas karena motor yang ku kendarai tidak segagah motorku yang dihiasi oleh modifikasi ala kadarnya dan sekarang aku memakai motor standart tanpa modif dan spion lengkap kanan kiri bak seseorang yang sedang berdoa mengadahkan tangannya.

Beli tiket lalu menunggu Vino dan Laura datang. Karena ingin terlihat tampan aku dan Dika menuju Toilet untuk berkaca menata rambut yang kusut karena bekas memakai Helm berlogo SNI. Rambut pun kami tata sendiri-sendiri (Tentunya “Nggak” makek foto narsis didepan kaca). Setelah selesai kami keluar, berjalan menuju Studio 4 yang memutar film “Madre” sesuai tiket kita. Eh tanpa disadari teriakan orang yang ada di dekat pintu darurat terdengar kencang dan ramai. Ternyata oh ternyata Vino datang, dan dia lewat di depan kami begitu cepat. Kami berdua hanya bisa melihat, dan tak ada cukup waktu untuk minta TTD atau foto juga karena Vino di jaga oleh pasukan khusus yang menjaganya. Tentunya juga bukan densus 88 lho. Kami pun bergegas masuk ke studio 4. Dan saat aku ngasih tiket untuk disobek kepada pegawai yang berdiri di depan pintu studio 4, tanpa kusadari Laura Basuki menyusul masuk studio. Jarak ku dengannya hanya beberapa cm saja. Ya kira2 2-4cm, aku terpukau oleh harum parfumnya dan paras cantiknya. Aku pun berjalan dibelakangnya dan mencari tempat duduk sesuai no yang ada di tiket.

Film “Madre” pun dimulai dan kami semua terhanyut menyaksikan ceritanya. Peran Vino dalam film tersebut sangat lucu, kocak, dan map map ni yah agak kusut. Karena rambutnya yang gimbal dan kulitnya yang memang di setting agak kecoklatan seperti anak pantai sungguhan (maap ya bang Vino). Tapi Vino tetep cakep kok. Sedangkan Laura dengan wajahnya yang anggun dengan penampilan dan aksesoris yang membuatnya lebih tua dari umurnya sekarang berkarakter serius, lucu juga, dan penuh ambisi.

Waktu terus berlalu dan akhirnya filmpun selesai. Kami semua perlahan keluar dari studio 4. Dan akupun bertanya-tanya dalam hati, “Kemana Vino dan Laura. Mereka seperti hilang di telan bumi?’’ Kami pun yakin kalau mereka berdua sudah tidak ada di sini lagi. Akhirnya kami berdua pulang ke kostan masing2 dengan membawa rasa senang karena sudah ketemu Vino G Bastian dan Laura Basuki dan udah nonton film Indonesia yang Amaaziiing yaitu “Madre”.

(Film yang penuh pesan-pesan moral, Karakter-karakternya layak dipandang sebagai presentasi dari kebebasan suku, agama, budaya, kelas social, gaya hidup, dan sebagainya yang bersatu dan bahu membahu mewujudkan kekompakan demi kesejahteraan bersama.Harmoni dalam “Madre” adalah miniature Indonesia yang ideal, dan menekankan pada kreativitas dan kerja sama. Sebab itulah yang akan membuat sebuah bangsa dikenang lebih hormat dan lebih lama.) : Paragraf terakhir ini dikutip dari Buku “Madre” penulis DEE.

 Beberapa pict pada kehebohan #Madre28Maret









#Kisah ku pada 28Maret2013 bersama "Madre", Vino G sebastian, dan Laura Basuki#
@Dedy_Van_Java


6 komentar:

  1. Pripun pak, pun enten pengembangan dereng tulisan kulo niki? haiyahhh

    BalasHapus
  2. keren ya ketemu ma Vino... sayang sungguh sayang, pengen nonton filmnya lagi bokek *curhat. tapi, tambah penasaran setelah liat postinganmu.... semoga ada uang jatuh dari langit...

    BalasHapus
  3. Hehe.. Ketemu ama kaka doang sih benernya hehehe..
    Emm, liat aja filmnya, bagus kok.. Uangnya yg jatuh dr langit recehan smwa gmna coba? hehe

    BalasHapus
  4. hah? kakak? (rada-rada mikir-->ni orang belum bangun sepenuhnya kayaknya, orang ngantuk kayaknya)

    hah? receh... g papa yang penting judulnya duit

    BalasHapus
  5. Situs dewa poker net mempunyai otoritas lisensi dari BMM Testlabs hingga jadi situs judi paling dipercaya yang dapat di jamin keamanan data diri setiap member yang bermain. Diperlengkapi dengan metode enkripsi paling cepat yang mendatangkan permainan tanpa kendala. Ditolong oleh customer service serta pakar yang professional dan ramah siap menolong anda selama 24 jam penuh melalui beragam basis media sosial resmi ditambah live chat dewa poker net. Segera rasakan bermacam promosi dan bonus luar biasa yang memberi anda keuntungan telah kami bagi tiap harinya. Tunggu apa lagi? segera gabung dan bermain game judi terbaik saat ini juga hanya di dewa poker net indonesia.

    BalasHapus